Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label review buku

Review buku: Like Water for Chocolate, kaya resep kaya drama

Butuh 22 tahun menyatukan dua hati yang terpisah karena tradisi tak masuk di akal. Bisa tahan menunggu selama itu? Tita dan Pedro memberimu jawabannya. Judul Buku: Like Water for Chocolate (terjemahan), Como Agua para Chocolate (asli) Penulis: Laura Esquivel Jenis Buku : Fiksi Penerbit : Bentang Cetakan : Cetakan Pertama, Agustus 2018 Tebal : vi +258 Tita dan Pedro sempat terpaksa merelakan hubungan mereka kandas karena tradisi konyol. Apa itu? Anak gadis bungsu DILARANG menikah. Hanya boleh merawat ibunya sampai tiada. Inilah yang dialami Tita. Belum cukup sampai di situ. Lukanya semakin perih saat harus melepas pria yang dicintai menikahi kakak tertuanya, Rosaura, atas titah sang ibu, Mama Elena. Jujur, saya auto kesel banget sama drama keluarga ini. Saya jadi teringat waktu ibu saya menceritakan saudara seorang tetangga. Adiknya dan seorang cowok sudah saling taksir. Tapi entah karena apa, si orangtua menjodohkan si cowok dengan sang kakak. Sementara si adik di...

Review buku: Imbas baca 'Berdamai dengan Kanker', lemes sekujur tubuh

(Review berdasar opini pribadi) Bermula dari iseng meramaikan acara  giveaway seorang kawan, Mbak Putri , saya nggak menyangka kalau akhirnya beruntung mendapatkan buku  Berdamai Dengan Kanker  karya Mbak Rahmi Fitria ini. Pikir saya, lumayan banget. Beberapa waktu belakangan saya memang memikirkan tentang penyakit kanker, terlebih yang akrab dengan kaum hawa, kanker payudara dan serviks. Kenapa? Beberapa tahun lalu, saya mendengar cerita sepupu operasi kista. Melansir dari laman hellosehat, kista merupakan sebuah kantung yang berisi cairan, udara, atau bahan lainnya yang abnormal dan menempel pada organ terdekat. Kista merupakan tumor jinak (bukan kanker), sehingga kista tidak berbahaya. Umumnya, kista tidak menimbulkan gejala apa pun. Akibatnya, kista dibiarkan berkembang, menjadi lebih besar, dan dapat menjadi parah. Ya, meski bukan kanker, tetap saja itu kondisi abnormal di dalam tubuh. Kemudian mengingat gaya hidup saya yang yah... nggak hancur tapi ya ngga...