Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Malaysia

Perjalanan sentimental ke Kuala Lumpur, Malaysia

  Tepat satu pekan yang lalu, Senin (25/11), saya memulai pagi menuju Batu Caves. Naik KTM Komuter yang saya lupa berapa harga tiketnya--sebab diuruskan seorang travelmate lewat mesin--, kami duduk di gerbong yang lengang, hanya berisi sekitar 10 orang (termasuk saya dan kawan). Tak sampai 30 menit apa ya, langkah kami dari stasiun Pasar Seni sudah sampai di stasiun Batu Caves. Koin untuk naik KTM Komuter, untuk LRT berwarna biru Belum juga coba yang di Jakarta, kan ya~~~ Kompleks kuil umat Hindu ini menjadi destinasi pertama saya dan travelmate di Kuala Lumpur (KL). Saya nggak mengira tebing indah ada di KL, pinggiran sih tepatnya. Nggak mengira juga kalau saya merasa menaiki tangga Batu Caves itu nggak sebanding dengan capeknya menaiki Bukit Tidar di Magelang, lebih-lebih Gunung Purba Nglanggeran di Gunungkidul. Sumpah! Ngos-ngosan sih ngos-ngosan tapi sensasinya nggak separah saat di Magelang maupun Gunungkidul. Hari Senin pagi, lengang wisatawan Jang...

Interview Remy Ishak aktor top Malaysia: The Power of Angan-angan

foto: via Instagram/@remyishak Menyadari fisik sempurna (sehat lahir dan batin, alhamdulillah) tapi tak OK jadi artis dan pribadi pemalu (? 😁), membuat saya merasa sudah cukup menjadi orang yang bisa berhubungan dengan para selebriti atau pesohor negeri. Sebenarnya sih nggak pernah bercita-cita jadi artis, tapi seneng aja kenal sama artis atau orang terkenal. Bangga! 😜 Saya lupa mulai usia berapa punya pikiran semacam ini. Yang paling saya ingat, jelang akhir kuliah, cita-cita jadi psikolog meluntur dan maunya kerja di perusahaan media massa. Kalaupun nggak jadi reporter/wartawan, minimal staff manajemen perusahaan itulah, biar saya bisa ketemu orang-orang terkenal seliweran tiap hari. Bahagia hidup saya, pikir saya kala itu. Tawaran kerja di sebuah biro psikologi dari seorang dosen saya tolak karena keukeuh mau kerja di bidang broadcasting. Radio sasaran saya waktu itu. Meski sadar betul nggak punya kemampuan ngoceh, saya pikir pokoknya bisa masuk dunia media, baik TV, cet...