Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wisata Bandung

Traveling ke Bandung Oktober 2024: Restu turun saat benar-benar siap

"Liburan kok milih ke barat sih, Mbak?" tanya driver ojek online yang mengantarku ke Stasiun Yogyakarta (Tugu) Kamis, 10 Oktober 2024. Barat itu maksudnya ke Bandung. Iya, akhirnya aku bisa ke Bandung--lagiiii. :) "Liburan tuh ke timur, kayak Batu, Malang," imbuh pria tinggi besar itu. "Pak, saya dari timur, serasa biasa aja, hahaha," kelakarku.  Sebenarnya aku belum menjelajah daerah asalku, Jawa Timur. Rasa ingin itu belum ada. Pengennya eksplor Jateng, Jabar. Tapi ya, aku baru ke Solo, Semarang, Magelang untuk Jateng. Yang Jabar, ya masih Bandung. Entah, sejatuh cinta itu sama Bandung. :) Ada getar yang beda kalau bicara soal Bandung. Getar yang menggelenyar hangat di sudut hati terdalam. Jadi sendu tapi bukan sedih. Kerinduan yang entah datang begitu saja. Aku pertama kali ke Bandung sewaktu kuliah, masuk tahun kedua atau ketiga aku kuliah kalau nggak salah ingat. Saat itu ada PKL Psikologi Klinis ke Bandung. Naik bus dari Surabaya ke Bandung, rombonga...

Jalan-jalan ke Bandung 4 hari 3 malam habis Rp 1 jutaan, ngapain aja? (Part 1)

Halaman samping Gedung Sate, setelah dari Museum Gedung Sate Pada akhirnya perjalanan ke Bandung terlaksana. Obrolan niatan + perencanaan kurang lebih satu bulan. Pembahasan serius destinasi wisata, akomodasi, dll sekitar 1 minggu sebelumnya.  Sebenarnya random aja memilih traveling luar kota ke Bandung. Sebelumnya, Semarang juga masuk rencana meski pada akhirnya hanya jadi wacana. Mungkin destinasi berikutnya. Mau ngapain, sih? Pokok jalan-jalan, lihat-lihat tempat berbeda, merasakan suasana baru, melepas penat, dan jelas dong, memanfaatkan jatah cuti tahunan. Hehehe. Jadi, tidak ada alasan khusus kenapa harus Semarang, Bandung, dan sebagainya.  Travelmate perjalanan ke Bandung kali ini adalah kawan yang juga temen ke Kuala Lumpur dulu. Saya pikir, kami cukup klop. Satu demen ngajak, satu lagi mau-mau aja diajak. Hahaha. Plus-minus karakter kami cukup saling melengkapi. Saya orang tipe A yang well prepared--katakanlah demikian--, dan dia orang tipe B yang santai banget. Conto...